Pencarianku di ujung dunia menemui kerak-kerak peradaban.
Terasing dan kalah, menjadi pinggiran menyedihkan,
menyisakan gurat kesombongan
Aku manusia batu, sisa-sisa masa lalu!
Kata - kata, sumpah serapah, jampi - jampi, mantra dusta, iblis - iblis, api neraka
mengantarku menjauh - Mu. Membuatku bergulat berontak,
syair itu masih kuingat...
Subhanallah... subhanallah....!!
Robbiy...Lidah ini kelu, bukan kuasaku
Lidah ini bisu, bukan inginku
Lidah ini beku, bukan karenaku...
Hati ini membiru...
Pecahkan risau ini ya Robbiy!
Al Faatihah!
Lindungi aku ya Allah...
Al Faatihah!
Tuntun jalanku ya Robbiy...
Al Faatihah!Jembatan itu terbentang sudah...
Cahaya, cahaya, cahaya!!
Benderang, berpendar - pendar, kilau..
silaukan mata...
Tetap kutunggu cahaya - Mu!
Genggam hati ini ya Robbiy..
Ringankan beban ini...
Biar kulapang menemui - Mu
Menyambut sekuntum senyum, mengakhiri waktu;
Beri aku tempat di sisi - Mu...
Kupahami kini mengapa, segalanya dipasangkan
Karena kelak berubah satu, kembali utuh sebagai jiwa, yang dimiliki - Nya
Kembali pada - Nya; jadikan aku penghuni syurga - Mu!
Rabu, 10 September 2008
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar